DI tangan Junaedi (36), warga RT 02 RW 01, Kampung Cibanteng, Desa Mulyajaya, Kecamatan Kutawaluya, Karawang, kertas koran bekas disulapnya menjadi pernak pernik hiasan rumah.
Tinggal di rumah bersama keluarganya di kampung tersebut, pria kelahiran Jakarta 27 tahun lalu itu menghabiskan waktunya untuk membuat replika seperti motor, becak, perahu, bingkai foto, hingga lampu hias dengan menggunakan bahan dasar koran bekas.
Dalam kegiatan sejari-harinya ini, Junaedi, yang akrab di panggil Daeng, dibantu anak lelakinya, Riki (9) yang masih duduk di bangku kelas 3 SD. Sayang prodak kerajinannya hingga kini hanya mampu dipasarkan dari rumah ke rumah rumah sekitar lingkunganya saja. Itupun dengan harga yang kisaran Rp 20 ribu hingga Rp 200 ribu.
Ia berkisah, kegiatan yang ia tekuninya ini berawal dari keisengan belaka. Lama-lama Junaedi, merasa kerajinan tangannya itu terlihat bagus.
Ia semakin merasa yakin atasa perasaannya itu, setelah ada tetangganya yang tertarik oleh buah karyanya tersebut. Bahkan tetangga dekatnya itu mau membelinya.
“Setelah saya membikin dan ternyata kelihatanya bagus, lantas ada tetangga saya yang membelinya, akhirnya sekarang menjadi usaha tetap saya," tutur Daeng, yang sedang sibuk mengerjakan kerajinan yang di pesan beberapa tetangganya, kepada Spirit, Selasa (18/11).
Daeng mendapatkan bahan baku untuk kerajianannya itu dengan cara membelinya dari pasar. Pengerjaannya, ia mulai dengan melilit dan memilin koran bekas teersebut hingga menjadi lilitan sangat kecil. Setelah itu, baru ia bentuk menjadi hiasan sesuai dengan pesan calon pembelinya.
Masalah harga yang terbikang cukup terjangkau itu, sengaj ia patok, karena bila terlalu mahal ia yakin tidak akan ada yang mau membelinya. “Namanya juga di kampung sudah di pastikan tidak akan ada yang membelinya, kalu terlallu mahal. Apalagi kan sekarang zaman susah mencari uang.”
Bukannya tak ingin memasarkan atau mematok harga yang lebih tinggi agar usahanya itu lebih berkembang. Tapi Junaedi merasa sangat terbatas oleh modal dan pemasaran.
“Karena itu, kami berharap pemerintah mau membantu kami, agar kesulitan baik permodalan maupun pemasaran tidak akan kami rasakan lagi. Kami para perajin kecil-kecilan sangat berharp bantuan itu,”katanya.(sopyan junior/spirit karawang)








Posting Komentar