PURWAKARTA, Spirit
Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disikpora) mengungkapkan jika saat ini tersisa sekitar 25 persen bangunan sekolah yang belum diperbaiki. Jumlah tersebut menurun drastis dari jumlah sebelumnya.
Kabid Dikdas Disdikpora Purwakarta, Asep Surya mengatakan, dari jumlah sekolah yang sudah diperbaiki pada tahun 2014 mayoritas diantaranya sekolah dasar (SD). "Tahun ini sekolah dasar yang menjadi prioritas utama kita," katanya. Sedangkan, untuk bangunan SMP masih terbilang layak untuk kegiatan belajar mengajar (KBM).
Ia menambahkan, perbaikan terhadap sekolah tersebut merupakan dari anggaran dana alokasi khusus (DAK). "Perbaikan yang kita lakukan yakni jenis rehab, selain itu ada juga sekolah yang diperbaiki akibat terkena musibah seperti tertimpa reruntuhan pohon," sebutnya. Sambil melanjutkan, bagi sekolah yang belum mendapatkan perbaikan pihaknya akan memprioritaskan pada tahun mendatang.
"Kita upayakan tahun depan semua sekolah yang ada di bawah naungan bidang Dikdas insfatrukturnya bangunannya tidak bermasalah," imbuhnya. Hal itu agar tenaga pendidik dan siswanya dalam melakukan KBM dapat dengan tenang.
Ia pun melanjutkan, kendala yang dihadapi dalam melakukan perbaikan atau rehab sekolah diantaranya keterbatasan lahan atau tanah sekolah itu sendiri. Oleh karenanya, dengan berbagai upaya pihaknya akan melakukan yang terbaik bagi sekolah yang ada di wilayah Kab Purwakarta.
Tak hanya itu, kedepan pihaknya pun akan berupaya memperbaiki semua sekolah yang ada seperti tingkat SMP. "Kami akan terus meningkatkan kualitas bangunan sekolah yang ada di purwakarta," pungkasnya.(Asp)







Posting Komentar