Lagi, PNFI Raih Penghargaan

KARAWANG, Spirit
Bidang Pendidikan Non Formal dan Informal (PNFI) Karawang mendapat anugrah penghargaan pengabdi kursus dan pelatihan kategori pemerintah kabupaten terbesar alokasi dana untuk PNFI tahun 2014. 

Menurut Kabid PNFI Disdikpora Karawang, Amid Mulyana, SE., Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) yang telah disalurkan Kabupaten Karawang ke bidang PNFI mencapai Rp 1.479.532.500 dari tahun 2012-2014 kedua terbesar se-nasional setelah Kabupaten Sleman, Jogyakarta Rp 1.667.440.000 dari tahun 2011-2014, kemudian ketiga Banyumas Jawa Tengah Rp 1.225.000.000 dari tahun 2012-2014. Sedangkan provinsi yang mendapat penghargaan ini yaitu Bengkulu dengan APBD untuk bidang PNFI Rp 1.950.000.000.

“Saya bersyukur pemkab Karawang telah menaruh perhatian cukup besar ke PNFI,” ucapnya. Diketahui, lanjut Amid, Kabupaten Karawang mengalokasikan APBD untuk pendidikan sebesar 35%, ini melebihi amanat undang-undang yang mewajibkan pemerintah daerah mengalokasikan 20% untuk pendidikan. Di dalam anggaran 35% itu dialokasikan untuk bidang PNFI dengan jumlah biaya Rp Rp 1.479.532.500 selama tiga tahun ini.

Dengan demikian, imbuh Amid, Karawang dianggap mampu menopang kegiatan lembaga pendidikan non formal dengan bukti telah mampu berprestasi di tingkat provinsi dan nasional. Terakhir, PNFI Karawang juara umum perlombaan Hari Aksara Internasional (HAI) ke-49 tingkat Provinsi Jawa Barat di Soreang Bandung 1-2 Nopember 2014 lalu. “Pada event HAI di Bandung, kami berhasil mendapat beberapa penghargaan,” ujarnya.

Dijelaskan Amid, selama dua tahun menjabat di PNFI, dia fokus dan komitmen memajukan semua lembaga pendidikan non formal dan informal. Keberhasilannya di bidang PNFI ini tak lepas dari upaya Pemkab Karawang memajukan pendidikan, yaitu dengan menganggarkan APBD hingga 35% untuk pendidikan.

Diharapkan Amid, lulusan non formal ke depan tak kalah saing dengan formal, sebab di lembaga pendidikan non formal pun diajarkan berbagai keahlian melalui kursus. Sehingga, akan banyak masyarakat yang memiliki keahlian khusus dan mampu berwirausaha, kemudian bisa menjadi masyarakat yang sejahtera, di tengah maraknya industrialisasi di kabupaten ini. (tif)

Share this video :

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. POTRET KARAWANG - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger