Penerima Bansara Resah Diperas Oknum

KUTAWALUYA, Spirit
Warga penerima angaran Bantuan Sosial Sarana Keagama (Bansara) dari Pemkab Karawang tahun 2014 diresahkan oleh aksi pemerasan yang dilakukan oknum yang mengaku-ngaku sebagai tim monitoring dari Pemkab Karawang. 

Hudri (45), warga Desa Waluya, Kecamatan Kutawaluya mengatakan, pihaknya pernah kedatangan beberapa orang yang mengaku tim monitoring Bansara Pemkab Karawang. Yang membuat resah, kata Hudri, oknum tersebut meminta sejumlah uang, dan nominalnya cukup banyak mencapai jutaan rupiah. 

“Kelompok lain yang juga menerima bansara juga mengaku pernah didatangi oknum tersebut. Oknum itu meminta sejumalah uang mencapai jutaan rupiah, padahal uang bantuan dari pemerintah itu akan digunakan untuk membangun  tempat peribadatan. Kami sangat resah dengan ulah oknum tersebut dan maminta aparat penegak hukum  menertibkannya,” kata Hudri, Kamis (20/11). 

Ditanya nama dari oknum tersebut, Hudri enggan mengunkap identitas oknum tersebut. “Saya tidak perlu menjelaskan siapa mereka, yang pasti ada yang suka berkeliaran di sekitar wilayah Kutawaluya. Jika mereka melakukan hal tersebut lagi, kami sepakat akan melaporkan mereka ke pihak kepolisian,” tandas Hudri. 

Sementara, Neni warga Desa Waluya, Kecamatan Kutawaluya mengatakan, dirinya pernah mendengar kabar jika ketua kelompok Majlis Talim Al Hijriyah di Dusun Kalanganyar Desa Kutakarya Kecamatan Kutawaluya telah menjadi korban oknum tersebut. 

“Mereka diperas dua orang oknum tersebut. Dari bantuan Rp 10 juta, mereka meminta Rp 2 juta. Saya berharap kepada pihak kepolisian jangan menunggu laporan dari masyarakat, segera selidiki dan tangkap oknum pemerasan penerima bansara,” harap Neni. (yan)



Share this video :

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. POTRET KARAWANG - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger