Hari Ini Angkot Mogok Operasi

KARAWANG, Spirit
Sejumlah sopir angkutan kota (angkot) di beberapa trayek jurusan mengaku akan menggelar aksi mogok operasi pada hari ini, Rabu (19/11). Para sopir angkot akan berkumpkul di Kantor Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informasi (Dishubkominfo) Karawang, menuntut penyesuaian tarif angkutan umum sebagai imbas dari kenaikan BBM. 

Sebelumnya Pemkab Karawang melalui Dishubkominfo Karawang telah mengeluarkan surat edaran nomor 551.1/2231/ perihal penyesuaian tarif angkutan penumpang umum untuk trayek 39/41 jurusan Johar – Cikampek. Surat tersebut mengatur kenaikan tarif angkutan kota Rp 2.000. 

Salah seorang sopir angkot jurusan Johar-Cikampek, Eko (45),  mengatakan, kenaikan harga BBM kali ini dirasa tidak adil bagi para sopir angkot. Ia merasa tarif angkutan trayek Johar- Cikampek dinilai tidak sesuai dengan harapan para sopir angkot, paskadiumumkanya kenaikan harga BBM secara resmi  oleh pemerintah. 

Dikatakan dia, besaran penyesuaian tarif angkutan penumpang umum dinilai terlalu rendah, karena untuk saat ini pun sejumlah sopir masih mengeluhkan kenaikan BBM yang baru saja di umumkan pada malam kemarin oleh pemerintah. “Tarif hanya naik Rp 2 ribu saja, sebelumnya Rp 10 ribu, sekarang jadi Rp 12 ribu, “ ujarnya.

Padahal, kata dia, besaran setoran serta pengeluaran yang harus dikeluarkan mereka selama beroperasi akan bertambah. Menurutnya, hal itu tentu akan menjadi beban tersendiri bagi para sopir angkot. Diungkapkan Eko, sebelumnya setoran yang harus ia berikan setiap hari sebesar Rp 130 ribu, membengkak menjadi Rp 150 ribu per hari. “Sudah penumpang sepi, sekarang BBM naik pula. Ditambah penyesuaian tarif hanya Rp 2 ribu saja,” cetusnya.

Senada dengan Dian (40), supir angkot jurusan Tuparev-Klari, kenaikan BBM kali ini dipastikan bahwa pendapatan supir angkot akan menurun secara drastis, karena dengan BBM naik otomatis tarif angkot juga naik.  Dampaknya, tandas dia, secara otomatis penumpang akan berkurang karena penumpang pasti akan keberatan dengan kenaikan drastis tarif angkot. “Sudah penumpang jarang, naik pula ongkosnya,” tandasnya.

Rencananya, kata dia, isyu mogok jalan  sejumlah sopir angkot sudah santer di kalangan mereka. Kabarnya, sejumlah sopir angkot akan mengepung kantor Dishubkominfo untuk meminta tarif angkot  di sesuaikan lagi. “Minta dinaikan lagi lah, jangan hanya naik dua rebu perak,” tukasnya.

Dilain pihak,  beberapa penumpang angkutan kota yang sempat dimintai keterangan terkait kenaikan tarif angkutan kota, mengeluhkan kenaikan harga BBM “Ah, saya ga mau komentar masalah tarif angkutan, yang bikin saya pusing sebentar lagi harga sembako pasti naik. Yang pasti ongkos angkot naiknya yang wajar aja,” cetus Emi (34), warga Telukjambe. (Dit)

Share this video :

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. POTRET KARAWANG - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger