KOTABARU, Spirit
Kebakaran yang melumatkan toko bahan bangunan TB Makmur Jaya, milik H Aun alias Ko Aun (55) pada Jumat (14/11) malam lalu, belakangan diketahui menelan korban, yakni Hj. Hernis (73). Korban adalah mertua dari H Aun yang beristrikan Hj. Heni (50).
Hj Wiwin (35) kertabat korban mengungkapkan, ketika kebakaran terjadi, Hernis sedang tidur di lantai dua banguan tersebut. Karena sudah tua, diduga korban tidak bisa menyelematkan diri. Akan tetapi salah seorang warga nekat menyelamatkan korban dari lantai dua.
"Beliau juga dapat diselamatkan dalam kondisi mulai dari badan hingga kaki terbakar," ungkap Wiwin, Senin (17/11).
Dia mengatakan, malam itu juga Hj Hernis dilarikan ke RS Saraswati Cikampek dengan menggunakan kendaraan umum yang tengah melintas. Akan tetapi dokter di rumah sakit tersebut tidak sanggup menangani korban yang mengalami luka bakar hebat hingga 80 persen.
Atas kesepakatan keluarga dan saran dari RS Saraswati, kata Wiwin, Hernis segera dibawa ke RS Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta, dengan harapan korban bisa ditangani mengingat RSCM memiliki peralatan medis yang lengkap.
"Ibu Hernis hanya bisa bertahan selama dua hari di RSCM, Senin (17/11) subuh, beliau meninggal dunia. Paginya langsung dikebumikan di Bogor, di kampung halamannya beliau," ujar Wiwin.
Kerugian Rp 5 miliar
Di tempat terpisah, Kapolsek Kotabaru Iptu Bambang Sumitro SH mengungkapkan, kerugian materi atas kebakaran TB Makmur Jaya ditaksir mencapai Rp 5 milliar dari semula diperkirakan Rp 800 juta.
"Sabtu (15/11) pagi, pemilik toko langsung ke Mako Polsek Kotabaru untuk membuat surat pernyataan dan surat kejadian. Menurut Ko Aun (pemilik toko) mengalami kerugian yang dideritanya mencapai 5 milliar rupiah," ucap Bambang.
Seperti diberitakan, Toko Bangunan Makmur Jaya di Jalan Jend. Sudirman, Kampung Bakan Maja, Desa Jomin Barat, Kecamatan Kotabaru, Karawang tersebut, Jumat (14/11) malam terbakar. Petugas pemadam kebakaran harus berjuang memadamkan api hingga enam jam, karena di daam bangunan banyak bahan mudah terbakar. Dua unit kendaraan pikup turut terbakar.(gus)
Posting Komentar