KARAWANG, Spirit
Kebutuhan sarana pendidikan yang layak, pengadaan tanah SMA Wanasari, dan perlu kejelasan status tanah bangunan Puskesmas Wanakerta, merupakan permasalahan yang disampaikan warga Telukjambe Barat kepada anggota DPRD yang melakukan reses.
“Kita membutuhkan sarana pendidikan yang layak dan lebih baik untuk menunjang situasi belajar siswa. Juga, kami harapkan status tanah Puskesmas dapat terselesaikan,” ungkap Sekretaris Desa Wanakerta, H. Arsalim, yang disampaikan kepada Wakil Ketua DPRD Karawang, Sri Rahayu Agustina di aula kantor Kecamatan Telukjambe Barat, Selasa (14/10).
Mendengar keluhan warga tersebut, Sri Rahayu mengaku agak heran dengan langkah Pemerintah Kabupaten Karawang. Kasus yang sudah lama mencuat tersebut, ternyata oleh Pemkab masih didiamkan. Sri Berjanji, akan segera melakukan langkah untuk penyelesaian status tanah tersebut.
“Saya heran, kalau sampai saat ini belum tuntas status tanahnya. Nanti akan saya koordinasikan dengan pihak Pemkab Karawang, melalui stakeholders terkait,” papar politisi Partai Golkar itu.
Dia menyesalkan, kelambanan dan kesan mengabaikan proses penyelesaian status tanah tersebut. Itu menunjukkan komitmen pelayanan Pemkab Karawang masih kurang optimal. Pasalnya, Puskesmas sebagai tempat pelayanan kesehatan masyarakat seharusnya dalam kondisi tempat yang sudah jelas. Dikhawatirkan suatu saat karena belum jelasnya status tanah tersebut akan mengakibatkan pelayanan kesehatan masyarakat terganggu.
“Puskesmas sebagai pelayanan kesehatan masyarakat jangan sampai terganggu karena status tanahnya yang belum jelas. Saya akan serius mengurus ini. Kalau suatu saat tanah ini akan dipergunakan oleh pemiliknya, kan kasihan masyarakat, pelayanan kesehatannya terganggu,” kata anggota parlemen yang mewakili Daerah Pemilihan Karawang 1.
Selain tentang dua persoalan tersebut, dalam kegiatan reses itu juga mengemuka keluhan agar segera dilakukan pengadaan tanah untuk SMA yang berlokasi di Wanasari. Pasalnya, selama ini SMA setempat belum mempunyai tempat dan lokasi sendiri.
Acara reses yang digabungkan dengan kegiatan minggon tersebut dihadiri oleh beberapa kepala desa, anggota BPD serta para kepala UPTD yang berada di lingkungan Kecamatan Telukjambe Barat. (top)
.jpg)







Posting Komentar