PJU Karawang Saatnya Gunakan Tenaga Surya

KARAWANG, Spirit
Penerangan Jalan Umum (PJU) yang ada di wilayah kabupaten Karawang, sampai saat ini boleh terbilang ketinggalan zaman. Pasalnya, PJU di Kota Pangkal Perjuangan masih didominasi dengan penerangan listrik sistem kabel. Padahal, di sebagian besar kota dan daerah lain, telah mempergunakan simtem biosell atau PJU Tenaga Surya (PJU-TS). 

Hal tersebut dibenarkan oleh Kepala Dinas Cipta Karya Kabupaten Karawang Dedi Akhdiyat. “Memang, saat ini masih dengan model kabel listrik. Hanya sebagian di pusat industri yang sudah menggunakan PJU bio sell atau tenaga surya,” ungkap Dedi, Selasa (14/10).

Diakui Dedi, kondisi daerah lain sudah menggunakan sistem PJU-TS,  yang sangat cocok dipergunakan untuk daerah yang belum terjangkau listrik maupun daerah perkotaan. Bahkan, di jalan-jalan utama, perumahan, halte, alun-alun, dan tempat publik sudah menggunakan PJU tersebut.  Karena itulah pihaknya akan mengupayakan agar di Karawang dapat  melakukan perubahan ke sistem PJU-TS. 

“Sementara ini, kita akan ajukan terlebih dulu mobil crane untuk dipergunakan perbaikan titik lampu yang sedang rusak dan sebagian akan kita lakukan penggantian ke model PJU-TS,”  katanya.

PJU-TS, menurut Dedi  lebih efisiensi perawatannya, mengingat sumber listriknya yang tidak terbatas karena bersumber dari energi matahari. Dengan menggunakan modul atau panel surya, lifetime-nya (masa pakainya)  hingga 25 tahun yang berfungsi menerima cahaya (sinar) matahari yang diubah menjadi listrik melalui proses photovoltaic.

“LampuPJU-TS akan secara otomatis dapat menyala mulai sore dan padam pada pagi hari, dengan perawatan yang mudah dan efisien selama bertahun-tahun,”  ujar Dedi.

Ditambahkan Dedi, dengan menggunakan PJU-TS, di samping penghematan biaya operasional pemeliharaan, juga membuat pengoperasiannya secara mandiri. Pasalnya, tidak memerlukan kabel jaringan antartiang sehingga instalasinya menjadi sangat mudah, praktis,  dan tentunya dapat terhindar dari black out (pemadaman) total jika terjadi gangguan.

Menyinggung mobil crane, menurut Dedi, sementara ini  dua mobil itu  yang ada di Cipta Karya, hanya satu unit yang masih bisa dipergunakan. Sedangkan satu unit  ada kerusakan di bak crane yang sering dinaiki operator perbaikan listrik PJU. 

“Kita sedang melakukan service satu unit crane, karena tuas atasnya sedang bermasalah. Padahal, dengan dua unit saja, kadang kalau banyak titik perbaikan masih kewalahan,”  ujar Dedi. (top)
Share this video :

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. POTRET KARAWANG - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger