Pengamanan Pelantikan Presiden Joko Widodo

Jalan ke Jakarta Dijaga Seribu Aparat 

Karawang, Spirit,
Polres Karawang kembali akan melakukan penyekatan terhadap potensi kerawanan  menjelang pelantikan dan sumpah jabatan Presiden dan Wakil Presiden, yang berlangsung Senin, (20/10) hari ini. 1.009 personil Kepolisian yang dibantu TNI,Polisi Militer, serta unsur kemanan dari dinas Pemkab Karawang akan disiagakan di lima titik akses  menuju Ibu Kota. 

Lima akses menuju Jakarta yaitu, gerbang tol Karawang Barat dan Timur, Rest Area Km 62, KM 42, dan Tanjungpura. Sebanyak 1.009 personil diantaranya 764 personil Polri, 100 personil TNI, 10 personil Pemadam Kebakaran, 45 personil Satpol PP, 50 personil Dishub, 10 Personil PM, dan 30 personil  Paramedis.

Guna mengecek kesiapan anggota dalam mengantisipasi situasi kontijensi jelang pelantikan dan pengambilan sumpah Jabatan Presiden dan Wakil Presiden, Polres Karawang melakukan Gelar Pasukan Operasi Mantab Brata di lapangan Karangpawitan, Minggu, (19/10) kemarin. 

Kapolda Jabar melalui Kapusdalops Polda Jabar, AKBP Tedi Firmansyah, mengatakan, pengecekan  kesiapan solidaritas dan komitmen bersama seluruh anggota kepolisian beserta jajaran lainnya yang terlibat, dalam mensukseskan rangkaian Pemilu 2014 sangat diperlukan.

Dikatakan, meskipun secara umum rangkian Pemilu 2014 berjalan dengan aman dan lancar, namun untuk pengamanan tetap dilakukan dari sejak  pelaksanaan sumpah jabatan anggota DPR dan DPD RI tertanggal (1/10/2014), hingga pelantikan dan sumpah jabatan Presiden dan wakil Presiden RI terpilih , Senin (20/10).

“Momentum ini harus kita amankan dan sukseskan demi kemajuan bangsa Indonesia lima tahun ke depan,” katanya. Menyimak perkembangan situasi kamtibmas akhir-akhir ini, kata Tedi, walaupun secara umum cukup aman dan kondusif, namun  upaya menggagalkan acara pengambilan sumpah atau janji Presiden dan Wakil Presiden melalui pengerahan massa, yang didapat dari laporan satuan intelijen, patut diantisipasi.

”Atas dasar itu pihak kepolisian dibantu unsur lain melakukan penyekatan gelombang massa yang khawatir datang dari daerah menuju Jakarta, mengingat Jawa Barat khususnya Karawang merupakan daerah  penyangga Ibu Kota,” ujarnya

Lebih lnajut dijelaskan, persiapan dan kewaspadaan seluruh jajaran Polda Jabar untuk mengsukseskan rangkaian Pemilu 2014 mutlak diperlukan.  Mengingat segala potensi ganguan Kamtibmas bisa terjadi kapan saja. Untuk itu Polres Karawang akan menempatkan personil sesuai dengan Rencana Pengamanan (Renpam) yaitu tempat-tempat rawan pemblokiran jalan tol dan jalan perbatasan yang menjadi akses menuju Ibu Kota.

Sementara itu, Kabag Ops Polres Karawang, Kompol Imam Rachman menuturkan, penyekatan di wilayah Karawang dilakukan lima titik yang telah ditentukan. “Segala sesuatunya sudah disiapkan baik sarana maupun prasarananya,” ujarnya.

Pada kesempatan terpisah, Kapolres Karawang, AKBP Daddy Hartadi,menjelaskan, Polres Karawang sudah menetapkan status siaga 1 sejak tanggal 17 Oktober kemarin. “Sabtu pagi seluruh pasukan mendapat BKO dari Polda, dan selanjutnya akan dilakukan pergeseran pasukan,”jelasnya, saat dikonfirmasi via pesan singkat, Minggu (19/10).

Selain itu, Dia juga menghimbau kepada masyarakat dan seluruh simpatisan kedua pasangan Presiden dan Wakil Presiden terpilih, agar tetap menjaga kemanan dan ketertiban masyarakat. Saat pelaksanaan pelantikan dan sumpah jabatan, disarankan untuk tidak berangkat ke Jakarta. “Cukup di  daerah masing-masing saja, lakukan hal positif berupa berdoa bersama, itu lebih manfaat,” himbaunya. (dit)
Share this video :

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. POTRET KARAWANG - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger