PURWASARI, Spirit
Ketika peristiwa naas itu terjadi, Muhamad Badarudin berboncengan dengan calon istrinya, Etta Fitrianti (27), dan kini menderita luka serius hingga harus mendapat perawatan intensif petugas medis di RS Karya Husada, Cikampek. Korban tewas, Badarudin tercatat sebagai warga Dusun II, Desa Karangwangi, Kecamatan Karang Wareng, Cirebon. Sedangkan Etta Fitrianti, tercatat sebagai warga Kampung Rawa Bambu, RT 06/02, Desa Kalibaru, Kecamatan Medan Satria, Bekasi.
Paman Badarudin, Dayat (50) kepada Spirit Karawang mengatakan, keduanya menggunakan sepeda motor hendak ke Garut untuk menemui dan mengabarkan rencana pernikahan mereka kepada salah satu keluarga Etta Fitrianti.
Mereka berdua berboncengan mengendarai sepeda motor jenis Honda Vario warna hitam bernomor polisi Z 3014 KR. Ketika di Kecamatan Purwasari, sepeda motor yang mereka tumpangi terserempet truk trailer hingga keduanya terjatuh. Malang nasib Badarudin yang terjatuh ke bagian bawah truk hingga terlindas ban truk dan tewas seketika. Luka di bagian kepalanya sangat parah.
Sedangkan Etta jatuh ke bahu jalan, dan mengalami luka cukup berat dan hingga berita ini di tulis, Minggu (19/10), Etta belum sadarkan diri dan masih mendapat perawatan intensif pihak medis.
Sementara itu, Kanit Laka Lantas Polres Karawang, Iptu Heri Nur Cahyo membenarkan kasus kecelakaan lalu lintas tersebut. Dikatakan, pengendara truk trailer melarikan diri.
“Kendaraan Truck Trailer tak dikenal yang berjalan dari arah Klari menuju arah Cikampek, setiba di TKP mencoba sewaktu mendahului tapi menyerempet pengendara sepeda motor yang dikendarai Muhamad Badarudin yang berjalan searah di depannya. Kasus laka lantas ini masih dalam proses lidik. Untuk saksi sendiri yakni Haris Suparman salah satu anggota TNI-AL. Tindakan kepolisian langsung mendatangi TKP, olah TKP, mencatat saksi dan membuat LP. Sedangkan rencana penyidikan, kami akan melengkapi mindik, sket gambar, mengirim SP2HP, BAP ke semua pihak,” pungkasnya. (gus)







Posting Komentar