Tidak Tahan Derita Penyakit, Kakek 71 Tahun Gantung Diri

KARAWANG, Spirit
Tidak tahan dengan penyakit dan darah tingginya yang tak kunjung sembuh, seorang kakek nekat mengakhiri hidupnya pada seutas tali tambang. Asnin bin Minan, pria berusia 71 tahun ditemukan tidak bernyawa dengan kondisi tergantung di rumahnya di Kampung Teluk Mungkal Jalan Miring, RT 06/12, Desa Tanjung Mekar, Kecamatan Karawang Barat, Karawang, Sabtu (18/10), sekitar pukul 13.00 WIB.

Tarsum binti Satim (50), istri Asnin terkejut bukan kepalang melihat tubuh suaminya kaku tergantung di pintu masuk ruangan tengah rumahnya dengan menggunakan seutas tali tambang warna biru. Peristiwa itu langsung menjadi pusat perhatian warga lantaran Tarsum yang melihat pertama kali suaminya tergantung dengan kondisi duduk itu, menjerit akibat tak percaya mendapati suaminya sudah tak bernyawa lagi.

Tarsum bersama anak-anaknya yang lain, hanya bisa menangisi kepergian Asnin yang tewas akibat gantung diri dirumahnya itu. Melihat sosok paras Tarsum yang masih tak percaya kepergian suaminya tersebut, memilih diam dan bungkam enggan tuk memberikan keterangan lebih lanjut terhadap pihak kepolisian yang berada di rumahnya.

Petugas Polsek Karawang Kota yang mendapati laporan langsung meluncur ke lokasi kejadian. Dibantu Tim Identifikasi Polres Karawang dan warga, korban kemudian di turunkan dari jeratan tali tambang yang menjerat leher korban dan langsung melakukan penyelidikan serta mengambil sample sidik jari milik korban.

Hasil penyelidikan petugas, motif korban nekat gantung diri karena frustasi penyakitnya yang tak kunjung sembuh. Asnin memilih mengakhiri hidupnya saat rumah dalam kondisi kosong yang ditinggalkan istri dan anak-anaknya untuk ke undangan pernikahan kerabat sanak sodaranya.

“Dari hasil penyelidikan sebelum jasad korban diturunkan, tidak terdapat tanda-tanda kekerasan pada tubuhnya, kemungkinan korban yang tergantung dalam posisi duduk ini, karena menurut keluarga, korban sudah tak bisa berjalan,” jelas Kasat Reskrim Polres Karawang, AKP Doni Satria Wicaksono kepada Spirit Karawang, Sabtu (18/10).

Doni memastikan, melihat suasana rumah kosong dan tali tambang ayunan terurai ke bawah, korban diduga langsung nekat menggantungkan dirinya. Ditandaskannya juga, tambah Doni, kasus bunuh diri seorang kakek yang nekat menggantungkan dirinya itu, kasusnya di tangani Polsek Karawang Kota.

“Kakek nekat ini, murni tewas karena bunuh diri, tindakan kami selain itu yakni langsung mengambil sidik jari dan barang bukti seutas tali pada jeratan lehernya serta sebuah kursi kecil diamankan pihak Polsek Karawang Kota,” ujarnya memastikan.

Sementara itu, saat jasad korban yang sudah diturunkan dari jeratan tali yang melilit dilehernya itu, petugas Identifikasi Polres Karawang di halangi pihak keluarga korban yang menolak jasad korban untuk di bawa ke RSUD Karawang guna dilakukan visum.

Menolaknya pihak keluarga korban untuk dilakukan visum terhadap korban, lantaran pihak keluarga berdalih telah mengikhlaskan kepergian korban yang mengenaskan itu. Dan diyakini juga, korban memang murni gantung diri bukan karena dibunuh.

Atas penolakan visum yang diminta pihak keluarga korban terhadap petugas Tim Identifikasi Polres Karawang dan petugas Polsek Karawang Kota, dihadapan ketua Rt dan warga, pihak keluarga korban langsung membuat surat pernyataan untuk tidak di visum di RSUD Karawang. (gus)
Share this video :

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. POTRET KARAWANG - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger