TIRTAJAYA, spirit
Setelah gencar dipublikasikan oleh beberapa media, penderita gizi buruk Rizki Maulana (16), asal Dusun Cibatu Desa Kutamakmaur, Kecamatan Tiratajaya, Karawang. kini mendapat perhatian dari anggota DPRD.
Wakil Ketua DPRD Karawang Hj. Sri Agustina Suroto, mengetahui di Karawang ada penderita gizi buruk menyatakan akan menyampaikan masalah tersebut kepada pihak yang berwenang menangani.
Menurut Sri, masalah gizi buruk yang di alami oleh Rizki harus segera di tangani. Hal itu terjadi adalah suatu kelalaian pihak Pemerintah Kabupaten Karawang. Seharusnya jangan membiarkan penderita gizi buruk tersebut tidak ditangani.
“Kasus gizi buruk ini harus ditangani secara serius. Bagaimana pun ini tanggung jawab kita semua,” ujar Sri Agustina Suroto, saat di temui Minggu (19/10).
Dia menyatakan, merasa sangat kaget mengapa di Kabupaten Karawang yang merupakan lumbung padi Jawa Barat masih saja ditemui penderita gizi buruk seperti yang dialami Rizki.
“Pendapat saya, ini adalah kelalaian Dinas Kesehatan dan Dinas Sosial Karawang. Kalau saja mereka menangani kasus gizi buruk tersebut secara banar dan serius, tentunya tidak akan ada ditemukan penderita gizi buruk seperti itu,” kata Sri.
Dia mengutarakan, secara pribadi dalam waktu dekat akan melakukan kunjungan ke penderita gizi buruk tersebut. Selain itu, selaku Wakil Ketua DPRD Karawang, akan membawa permasalahan tersebut ke rapat di dewan. Kalau memungkinkan, akan juga memanggil Kepala Dinas Kesehatan Karawang, bersama Kepala Dinsos.
“Saya ingin meminta penjelasan, kenapa Rizki mengalami gizi buruk sampai bertahun tahun. Kita akan mendesak pihak pemerintah yang terkait agar serius menangani permasalahan penderita gizi buruk tersebut,” ujar Sri.
Seperti diberitakan, meski memiliki pendapatan asli daerah yang cukup besar, dan kepala daerah yang memiliki harta yang berlimpah, namun potret kemiskinan tampaknya belum bisa lepas dari Kabupaten Karawang. Bahkan di sejumlah daerah, warga kesulitan membawa salah satu anggota keluarganya yang sakit untuk berobat ke rumah sakit.
Seperti yang dialami keluarga Rizki Maulana, anak berusia 16 tahun, warga Dusun Cibatu Rt 05 Rw 03, Desa Kutamakmur, Kecamatan Tirtajaya, Kabupaten Karawang. Meski sejak kecil telah divonis menderita gizi buruk, namun keluarga hanya bisa merawat anaknya di rumah.
Meski usianya telah menginjak 16 tahun, namun namun kondisi tubuh Rizki masih tetap memprihatinkan. Badannya yang kecil hanya memiliki berat sekitar 8 kilogram saja. Diduga akibat gizi buruk yang dideritanya, kini Rizki mengalami cacat syaraf sampai tidak bisa melakukan aktivitas layaknya manusia normal.
Hal tersebut di ungkapkan Ida Rosidah (38), Kamis (9/10), salah seorang bibi Rizki, yang sering membantu perawatan anak itu di rumahnya. "Rizki keponakan saya memang mengalami keterpurukan gizi. Hal tersebut menimpa keponakan saya ini semenjak dia baru berumur 1 tahun, bahkan sampai sekarang usianya menginjak umur 16 tahun," ungkapnya.(yan)








Posting Komentar