Antiteror Yonif 305 “Selamatkan Pejabat”

KARAWANG, Spirit
Sekelompok orang bersenjata api yang diduga teroris berhasil menculik dan menyekap seorang pejabat  Pemerintah Daerah Kabupaten Karawang. Pejabat tersebut diketahui disandera di dalam sebuah gubuk kecil yang jauh dari pemukiman warga.

Setelah mendapat laporan, pasukan Antiteror Yonif  305 Karawang langsung melakukan pengintaian dan pengejaran terhadap kelompok bersenjata tersebut.  Untuk memastikan  lokasi di mana pejabat itu disekap,  pasukan antiteror mengirim dua orang prajurit yang menyamar sebagai pedagang bakso keliling. Sempat terjadi perkelahian sengit, dua prajurit TNI berhasil melumpuhkan dua kelompok bersenjata dengan tangan kosong.

Dalam sekejap,  sekitar satu peleton pasukan Antiteror Yonif 305 bersenjata lengkap menyerbu lokasi penyanderaan dan terjadi baku tembak  dengan kelompok teroris.  Kurang dari  30 menit, pasukan antiteroris dengan sigap melumpuhkan kawanan kelompok teroris bersenjata itu, dan berhasil mengevakuasi sandera menuju tempat yang aman.

Selanjutnya, bangunan tua tempat persembunyian kawanan teroris dan tempat yang dijadikan penyekapan,  terpaksa diledakkan karena diketahui menyimpan berbagai bahan peledak berbahaya.
Rangkaian simulasi ketangkasan TNI yang digelar dalam rangka memperingati HUT ke-69 TNI itu, dilakukan  oleh pasukan Batalyon Infanteri (Yonif)  Linud 305 Karawang. Simulasi   mendapat sambutan dan aplause para hadirin yang turut menyaksikan di Lapangan Karangpawitan.

Inspektur upacara,  Komandan Kodim 0604/Karawang Letkol Armed Wahyu Widodo, mengatakan, rangkaian acara HUT  ke-69 TNI ini sengaja diisi dengan serangkaian atraksi ketangkasan prajuritnya.  Selain simulasi pasukan antiteror, TNI juga mempertunjukkan keahlian beladiri yang diperagakan oleh ratusan prajurit TNI Yonif 305. 

“Sengaja dilakukan agar masyarakat mengetahui tanggung jawab dan kinerja TNI yang sesungguhnya,” kata Wahyu.
Dalam sambutan tertulisnya,  Panglima TNI Jenderal Moeldoko mengajak kepada segenap prajurit untuk memaknai usai TNI yang ke-69 ini dengan tekad dan janji untuk meningkatkan kinerja dan kualitas pengabdian di masa yang akan datang.

"Setiap prajurit hendaknya meningkatkan kualitas perannya sebagai komponen bangsa serta tugasnya sebagai unsur keamanan dan pertahanan negara yang implementasinya ditujukan dengan ketaatan dan kebaikan bagi kepentingan masyarakat, bangsa dan negara,” ujara Jenderal Moeldoko dalam amanatnya yang  dibacakan Dandim 0604 Karawang, Letkol Wahyu Widodo saat upacara peringatan HUT ke 69 TNI di Lapangan Karangpawitan, Senin (7 /10) pagi kemarin.

Sementara, Danyon Infanteri Linud  305, Letkol, tema yang di usung dalam peringatan hari jadi TNI kali ini adalah “ Patriot Sejati, Profesional, dan Dicintai Rakyat”.  Maka, acara peringatan dilakukan secara terbuka di hadapan seluruh masyarakat Karawang. “Biar mereka tahu, semua sarana dan prasarana, termasuk senjata yang digunakan TNI adalah milik rakyat,” katanya.

Diketahui, acara HUT  ke 69 TNI yang diselenggarakan di hadapan umum ini baru pertama kali  dilakukan Yonif Linud 305 dalam kurun waktu 10 tahun terakhir. “Ingin beri sesuatu yang baru, biar eksistensi TNI terlihat di hadapan masyarakat. Dan ingin menunjukkan bahwa kami terbuka dan dekat dengan masyarakat Karawang,” ujar Wahyu Widodo. (dit)
Share this video :

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. POTRET KARAWANG - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger