Suhara: Menolak Cikampek Dimekarkan Pikiran Sempit
CIKAMPEK, Spirit
Isu pemekaran Cikampek jadi kabupaten atau kota yang terus mencuat, tak urung mendapat tanggapan serius dari Wakil Bupati Karawang dr Cellica Nurrachadiana, dengan mengatakan jangan dulu. Menurut dia, wacana pemekaran seharusnya dikaji ulang apakah Cikampek sudah benar-benar bisa lepas dari Karawang. Segala sesuatunya harus dilakukan secara matang termasuk apa maksud dan tujuannya.
CIKAMPEK, Spirit
Isu pemekaran Cikampek jadi kabupaten atau kota yang terus mencuat, tak urung mendapat tanggapan serius dari Wakil Bupati Karawang dr Cellica Nurrachadiana, dengan mengatakan jangan dulu. Menurut dia, wacana pemekaran seharusnya dikaji ulang apakah Cikampek sudah benar-benar bisa lepas dari Karawang. Segala sesuatunya harus dilakukan secara matang termasuk apa maksud dan tujuannya.
“Ya, yang pertama tujuan pemekaran Cikampek harus jelas, apa? Kedua harus siap juga segala sesuatunya kalau memang dimekarkan. Kan, gitu yah soal pemekaran mah,” ungkap Cellica Nurrachadiana kepada sejumlah wartawan di depan kantor Kecamatan Cikampek, Sabtu (19/10) siang.
Menurut Wabup, siapapun sah-sah saja menyampaikan pimikiran tentang pemekaran. Apalagi di era demokrasi seperti saat ini siapapun bisa mewacanakan mendorong pemekaran. Hanya saja harus disikapi secara bijaksana apapun nanti kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintah.
“Kalau menurut saya sih, baik secara pribadi maupun selaku wakil bupati, soal pemekaran lebih baik jangan dulu. Sebenarnya kan sudah jelas terintegrasi, bahwa Cikampek itu merupakan bagian dari Kabupaten Karawang,” ujar Cellica.
Sebagaimana diberitakan, salah satu alasan warga Cikampek mengusung wacana pemekaran di antaranya karena pembangunan Cikampek dinilai tidak sesuai dengan porsi sebagaimana mestinya. Masyarakat menilai Pemerintah Kabupaten Karawang menganaktirikan Cikampek dalam segi pembangunan. Dengan demikian, tingkat kesejahteraannya kurang.
Akan tetapi, Cellica membantah anggapan tersebut. “Nanti kita lihat saja ke depannya. Kita tidak menganaktirikan kok, seperti yang dibilang orang. Saya tadi kan sudah bilang, Cikampek ini adalah bagian dari Kabupaten Karawang,” katanya.
Pemikiran sempit
Sementara itu di tempat terpisah, melalui sambungan telepon selular, Ketua Forum Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Kabupaten Karawang, Suhara, mengatakan, pernyataan Wakil Bupati Karawang yang seolah tidak mendukung terhadap pemekaran Cikampek menunjukkan bahwa yang bersangkutan pemikirannya sempit.
“Siapapun yang menyatakan tidak mendukung atas pemekaran Cikampek menjadi kabupaten atau kota, berarti pemikirannya sempit,” ujar Suhara kepada Spirit Karawang.
Menurut Suhara, dilihat dari sudut apapun, Kecamatan Cikampek sudah sangat layak untuk ditingkatkan statusnya menjadi otonom melalui pemekaran. Bahkan di kalangan luar pun banyak yang tidak mengira Cikampek itu hanya sebuah kecamatan. Hal tersebut menjadi salah satu bukti yang menguatkan Cikampek memang layak untuk jadi kabupaten atau kota.
“Silahkan saja, ditinjau dari segi apapun Cikampek memang layak untuk di mekarkan, kok. Makanya kami dari Forum BPD Cikampek, menyatakan sangat mendukung sekali atas rencana pemekaran Cikampek menjadi kabupaten atau kota,” tuturnya.
Menurut Suhara, pernyataannya tidak memiliki muatan kepentingan politik atau apapun. Yang pasti, secara objektif Cikampek memang kecamatan yang lebih dikenal orang dibandingkan dengan kabupatennya sendiri yakni Kabupaten Karawang.
“Kemudian kalau pemekaran dilakukan, beban Karawang untuk mengelola daerahnya juga berkurang. Ini kami lihat dari perkembangan selama ini bahwa Pemerintah Daerah Karawang, sepertinya tidak bisa mengelola Karawang secara merata termasuk Cikampek cukup tertinggal,” ujar Suhara. (gus)








Posting Komentar