Ratusan anggota TNI mengikuti upacara pembukaan TNI Manunggal Masuk Desa (TMMD) ke 93, Kamis (9/10/) di Lapangan Kecamatan Batujaya Kabupaten Karawang. Upacara pembukaan yang digelar Kabupaten Karawang tersebut sebagai upaya turut memperbaiki kehidupan masyarakat di daerah.
Panglima Daerah Militer (PangDam) III Siliwangi Mayjen TNI Dedi Kusnadi, selaku Inspektur Upacara mengatakan, sasaran fisik program TMMD diarahkan pada pembangunan infrastruktur, sarana, dan prasarana yang langsung menyentuh kepentingan masyarakat.
“Maka dari itu tema TMMD ke 93 yakni Melalui Program TNI Manunggal Membangun Desa, Kita Tingkatkan Sinergitas Kegiatan dan Kerjasama Antar TNI, Polri, Kementerian/Lembaga Pemerintah Non Kementerian, Pemerintah Daerah dan Segenap Komponen Masyarakat Untuk Mewujudkan Percepatan Pembangunan di Pedesaan Menuju Masyarakat yang Damai dan Sejahtera,” ujar Pangdam.
Masih kata Panglima III Siliwangi, bantuan anggaran merupakan hibah dari APBD II Pemerintahan Kabupaten Karawang sebesar Rp 1,5 miliar.Hadir dalam acara tersebut Wakil Bupati Karawang, Ketua DPRD Karawang, Komandan Kodim 0607 serta DanRem Cirebon. Tampak juga anggota Kodim, Polres, Satpol PP, Linmas, mahasiswa, Pramuka dan pelajar serta aparatur desa se Kecamatan Batujaya.
Sementara itu Wakil Bupati dr Cellica Nurachadiana, mengungkapkan, anggaran untuk kegiatan TMMD itu bersifat hibah. Hal itu juga sebagai ugkapan rasa syukur bahwa TNI bekerja untuk rakyat serta membangun dan menyejahterakan rakyat. “Karena TNI lahir dari Rakyat," katanya
Pembukaan TMMD di lapangan Kecamatan Batujaya ditandai dengan pemberian alat kerja oleh Mayjen TNI Dedi Kusnadi kepada anggota TNI. Setelah itu memberikan bantuan sembako secara simbolis, kepada warga kurang mampu. Pada saat yang sama sejumlah TNI melakukan donor darah yang dilaksanakan oleh PMI Karawang. Ada juga penyuluhan pil KB.
Selanjutnya rombongan langsung meninjau pelaksanaan TMMD di Desa Karya Bakti Kecamatan Batujaya . Di antaranya meninjau pasar murah dan pengobatan gratis serta meninjau lokasi TMMD.
Direncanakan TMMD di desa tersebut berlangsung selama 21 hari. Mereka membangun beberapa fasilitas umum di antaranya peningkatan jalan desa setempat, membangun rumah warga yang tak layak huni dan juga pembangunan PAUD.(yan)







Posting Komentar