Bandung, Spirit
Pembangunan dan pengembangan kawasan Jawa Barat timur yaitu Kabupaten Cirebon, Majalengka, dan Sumedang akan diperkuat dengan peraturan daerah atau peraturan gubernur.
"Kawasan Jabar timur merupakan masa depan pertumbuhan ekonomi Jabar, rencanaya akan dikukuhkan melalui Perda atau Pergub agar lebih efektif," kata Gubernur Jabar H Ahmad Heryawan saat menerima Masterplan Pengembangan Wilayah Jabar Timur untuk Mendukung Pusat Pertumbuhan Industri dari Forum Ekonomi Jabar (FEJ).
Ia menyebutkan kawasan timur Jabar harus menjadi titik perekonomian yang menguntungkan sekaligus ramah lingkungan. Kawasan industri tersebut melakukan pengolahan mulai hulu sampai hilir sehingga kesejahteraan masyarakat sekitar terdongkrak.
Pembangunan ekonomi di Jabar selama ini lebih banyak di bagian barat menjadi titik perkembangan sektor industri. Kawasan industri Jabar saat ini adalah Bekasi, Depok dan Karawang. "Jabar memerlukan kawasan baru untuk mengembangkan sektor industri," katanya.
Sementara itu Dewan Pakar Forum Ekonomi Jabar Prof Dr Ina Primiana Sagir Kabupaten Cirebon lokasinya di Kecamatan Gebang, Losari, Pabedilan, dan Ciledug. Kabupaten Majalengka di Kecamatan Kertajati dan Kabupaten Sumedang yaitu Kecamatan Ujung Jaya. Forum Ekonomi Jabar menyerahan Masterplan Pengembangan Wilayah Jabar Timur untuk Mendukung Pusat Pertumbuhan Industri.
"Pengembangan kawasan itu diharapkan mampu meningkatkan laju pertumbuhan ekonomi di wilayah tersebut, estimasi kenaikannya 5-7 persen pada periode 2014-2019 dan melejit sembilan persen pada 2019-2023," kata Ina.
Ina menyebutkan pengembangan industri di timur Jabar orientasinya mengacu pada relokasi atau ekspansi industri dari wilayah barat Jabar, yaitu yang bergerak pada sektor tekstil dan produk tekstil (TPT), otomotif, atau mesin.
Lebih lanjut ia menyebutkan, sejumlah sektor yang kemungkinan bisa dikembamgkan adalah furnitur, batik, olahan, dan pertanian. "Pertumbuhan industri didasari oleh kedekatan sumber daya daerah, utamanya,pemanfaataan kekuatan sistem logistik dan inovasi regional. Ia mencontohkan industri penerbangan, berbasis teknologi tinggi dan industri berbasis bahan pertambangan," katanya.
Kawasan yang rencanannya menjadi pusat pertumbuhan industri Jabar timur menurut dia akan ditopang oleh wilayah pendukung yakni Kota Cirebon, Kabupaten Indramayu, Kabupaten Majalengka, Kabupaten Kuningan, dan Kabupaten Sumedang.
Kegiatan Forum Ekonomi Jabar itu juga dihadiri oleh Ketua Kadin Jabar Agung Sutisno, Ketua DPD Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Jabar, Dedi Widjaja, dan Ketua DPD Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Jabar Herman Muchtar.








Posting Komentar