KARAWANG, Spirit
Wida binti Abdul Rohim (12) yang hanyut dan tenggelam ditelan arus Sungai Citarum, Selasa (14/10) sekitar pukul 15.30 WIB, ditemukan Rabu (15/10) sekitar pukul 20.00 WIB. Korban yang sudah tidak bernyawa ditemukan sekitar 300 meter dari lokasi kejadian.
Korban hanyat kemudian tenggelam diduga terpeleset saat turun ke bibir sungai untuk membantu memandikan domba peliharaan milik ayahnya.
Sahid (50), paman korban mengatakan, peristwa tersebut terjadi saat korban sedang bermain bersama ke empat temannya di pinggir Sungai Citarum. Sementara tidak jauh dari tempat tersebut, orang tua korban lagi memandikan domba.
Korban kemudian naik ke atas tanggul, namun tidak lama berselang kembali lagi ke Sungai Citarum untuk menghampiri orang tuanya.
"Saat korban berusaha turun ke Sungai Citarum turut memandikan domba milik orang tuanya, terpeleset dan tercebur," ujarnya, Selasa (14/10).
Mendapati hal itu, orang tua korban mencoba berusaha menolong korban. Bahkan, tangan korban sempat diraihnya. Namun, akibat derasnya arus air di bawah sungai, akhirnya korban terlepas dan hanyut hingga tenggelam.
Berdasarkan pantauan di lapangan, tim SAR dari Sispamdu Zhadoel serta yang lainnya terus berupaya mencari keberadaan korban yang diperkirakan sudah meninggal. Kejadian tersebut sempat menjadi tontonan ratusan warga Desa Gintungkerta yang mendatangi lokasi kejadian.
Berdasarkan informasi, Rabu (15/10) malam, jenazah korban ditemukan sekitar 300 meter dari lokasi kejadian. (dit)








Posting Komentar